LOMBOK TIMUR, PolitikaNTB – Ustaz Alwi, suami dari almarhumah Niken—ibu yang meninggal dunia saat proses melahirkan—menyampaikan permohonan terbuka kepada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) serta seluruh pihak agar tidak lagi memperpanjang atau mempermasalahkan insiden tersebut.
Sambil menahan rasa duka yang mendalam, Ustaz Alwi menegaskan bahwa dirinya beserta keluarga besar telah menerima kejadian ini dengan penuh keikhlasan. Ia berharap semua pihak dapat menghormati privasi dan ketenangan keluarga yang sedang berkabung.
“Saya meminta kepada LSM atau siapa saja yang mempermasalahkan meninggalnya istri saya, mohon untuk tidak diperpanjang lagi. Karena saya sudah ikhlaskan,” ujar Ustaz Alwi dengan nada tegar.
Terkait spekulasi dan sorotan publik mengenai dugaan kelalaian medis, Ustaz Alwi memberikan klarifikasi bahwa pihak medis telah berupaya semaksimal mungkin. Menurut pandangannya, tim dokter yang menangani persalinan mendiang istrinya sudah menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
Ia juga mengajak semua pihak untuk melihat peristiwa ini dari sudut pandang keyakinan dan iman. Bagi Ustaz Alwi, kepergian sang istri tercinta murni merupakan garis penentuan dari Yang Maha Kuasa.
• Pernyataan Keluarga: Sudah mengikhlaskan kepergian almarhumah Niken.
• Sikap Terhadap Tim Medis: Meyakini bahwa dokter telah bekerja sesuai prosedur.
• Imbauan Publik: Memohon agar isu ini tidak digulirkan lagi menjadi polemik atau komoditas publik.
“Insya Allah dokter sudah menjalani prosedurnya, dan semua itu memang sudah takdir Allah SWT,” pungkasnya menutup pernyataan.
Dengan adanya pernyataan resmi dari pihak suami selaku ahli waris utama, diharapkan kegaduhan di tengah masyarakat maupun tuntutan dari pihak-pihak luar dapat segera mereda, demi memberikan ruang bagi keluarga untuk memulihkan diri dari rasa kehilangan.





