Bank NTB

  • Ekonomi

    Bank NTB Syariah Hadirkan ‘POJOK NTBS’ di Pasar Acc Ampenan

    MATARAM, PolitikaNTB – Menyusul kesuksesan transformasi digital di Pasar Dasan Agung, PT Bank NTB Syariah secara resmi menghadirkan layanan POJOK…

    Read More »
  • Ekonomi

    Peringati Hari Kartini, Bank NTB Syariah Apresiasi Perempuan Lewat Aksi Sosial

    MATARAM, PolitikaNTB – – PT Bank NTB Syariah menggandeng Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Mataram dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026 melalui…

    Read More »
  • Ekonomi

    Bank NTB Syariah Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Lombok Tengah

    MATARAM, PolitikaNTB – PT Bank NTB Syariah kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung digitalisasi layanan keuangan daerah melalui penandatanganan Adendum Perjanjian…

    Read More »
  • Ekonomi

    Komisi III DPRD NTB Apresiasi Kinerja Bank NTB Syariah : “Kinerja Tumbuh, Fondasi Kuat”

    MATARAM, PolitikaNTB – Komisi III DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Bank NTB Syariah dalam Laporan Keterangan…

    Read More »
  • Ekonomi

    Bank NTB Syariah Kembali Perkuat Dukungan Perumahan Rakyat melalui Program BSPS

    MATARAM, PolitikaNTB – PT Bank NTB Syariah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penandatanganan…

    Read More »
  • Ekonomi

    Bank NTB Syariah Salurkan Ribuan Paket Sembako Ramadhan 1447 H untuk Masyarakat NTB

    MATARAM, PolitikaNTB – Bank NTB Syariah melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan telah menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat di Provinsi…

    Read More »
  • Ekonomi

    Bank NTB Syariah Perkuat Keamanan Siber dan Siapkan Tenaga IT

    MATARAM, PolitikaNTB – Bank NTB Syariah memperkuat sistem keamanan digital dan teknologi informasi menyusul meningkatnya ancaman serangan siber terhadap sektor perbankan.…

    Read More »
  • Ekonomi

    Bank NTB Syariah Fokus Perbesar Dana Ritel untuk Efisiensi Biaya

    MATARAM, PolitikaNTB – Bank NTB Syariah terus berupaya memperkuat pendanaan ritel(retail funding) guna memperbaiki struktur biaya dana perusahaan. Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, mengatakan saat ini porsi dana bank masih didominasi oleh deposito. “Retail funding merupakan dana yang berasal dari masyarakat, perusahaan kecil, dan transaksi seharihari. Saat ini sebagian besar dana bank masih berasal dari deposito,” ujarnya. Nazaruddin menyebutkan sekitar 50 persen sumber dana bank masih berada pada instrumen deposito yang memiliki biaya relatif tinggi. Nazaruddin menyebutkan sekitar 50 persen sumber dana bank masih berada pada instrumen deposito yang memiliki biaya relatif tinggi.Menurutnya, dana yang berasal dari transaksi masyarakat sebenarnya jauh lebih murah dibandingkan deposito. “Biaya bagi hasil untuk deposito(investasi) cukup tinggi, sementara dana dari tabungan transaksi harian jauh lebih efisien,” katanya. Ia mencontohkan bank-bank besar yang mampu memperoleh dana murah dari aktivitas transaksi nasabah. “Inilah yang menjadi keunggulan bank besar di luar sana. Mereka mendapatkan dana murah dari transaksi sehingga dapat menawarkan bunga yang rendah. Kami terus berinovasi untuk bisa menjadi seperti itu agar margin yang kami berikan ke masyarakat kompetitif dan menjadi pilihan utama masyarakat NTB,” tuturnya. Karena itu, tambah Nazaruddin, Bank NTB Syariah akan memperkuat penghimpunan dana ritel agar ketergantungan terhadap deposito dapat dikurangi.

    Read More »
  • Ekonomi

    Kinerja Bank NTB Syariah Masih Tumbuh

    MATARAM, PolitikaNTB – Bank NTB Syariah menyatakan kinerja operasional perusahaan masih menunjukkan pertumbuhan dibandingkan tahun sebelumnya. Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, mengatakan penurunan laba yang terjadi saat ini terutama dipengaruhi oleh dampak maintenance layanan M Banking serta pencadangan pembiayaan bermasalah. Menurutnya, apabila dua faktor tersebut tidak dimasukkan dalam perhitungan, laba bank justru mengalami peningkatan. “Namun jika kedua faktor itu dikeluarkan dari perhitungan, yakni biaya akibat maintenance M Banking yang panjang dan pencadangan pembiayaan bermasalah, maka kinerja laba sebenarnya masih tumbuh dibandingkan tahun 2024,” ungkapnya. Nazaruddin menjelaskan, pada 2024 Bank NTB Syariah mencatat laba sekitar Rp215 miliar. Jika tidak terbebani dua faktor tersebut, laba pada tahun ini diperkirakan dapat mencapai hampir Rp250 miliar. “Artinya secara operasional sebenarnya masih mengalami pertumbuhan,” tuturnya. Dari total 41 unit kerja, yang terdiri atas 13 kantor cabang dan 28 kantor lainnya, sekitar 95 persen tercatat mengalami pertumbuhan secara year-on-year. “Ini menunjukkan bahwa secara operasional sebenarnya tidak ada masalah besar. Permasalahan utamanya hanya berasal dari dua faktor tersebut,” kata Nazaruddin.

    Read More »
  • Ekonomi

    Prinsip Pembiayaan Sehat, Bank NTB Syariah Alihkan Portofolio Pembiayaan ASN Pusat ke BSI

    MATARAM, PolitikaNTB – PT Bank NTB Syariah menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tata kelola perbankan yang sehat dan prudent melalui pengalihan…

    Read More »
Back to top button