POLITIK NTB

Farin Calon Kuat Ketua Karang Taruna NTB 2026-2031

MATARAM, PolitikaNTB — Nauvar Furqani Farinduan atau Farin resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Karang Taruna Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masa bhakti 2026-2031. Pendaftaran tersebut dilakukan Farin di Sekretariat Panitia Temu Karya VI Karang Taruna NTB yang berada di Kantor Dinas Sosial Provinsi NTB, Kamis (1/10/2026) malam.

Farin datang didampingi sejumlah Ketua Karang Taruna kabupaten/kota se-NTB. Berkas pendaftaran diserahkan langsung Farin kepada Sekretaris Panitia Temu Karya VI Karang Taruna NTB, Kusnadi.

Sejumlah Ketua Karang Taruna yang hadir di antaranya Ketua Karang Taruna Lombok Timur Ahwal, Ketua Karang Taruna Lombok Tengah Sadam Husen, dan Ketua Karang Taruna Lombok Barat Faizir.

Dalam proses pendaftaran tersebut, Farin menyampaikan bahwa langkahnya maju sebagai calon Ketua Karang Taruna NTB bukan semata-mata atas kehendak pribadi. Ia mengaku mendapat dorongan dari banyak pihak yang melihat Karang Taruna sebagai ruang pengabdian sekaligus wadah strategis bagi generasi muda untuk mengambil peran lebih besar di tengah masyarakat.

Farin juga melihat momentum kepemimpinan Karang Taruna secara nasional saat ini sebagai energi positif untuk membangun kembali organisasi di daerah.

Terlebih, Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) saat ini dipimpin Budisatrio Djiwandono untuk masa bhakti 2025-2030. Budisatrio dalam berbagai kesempatan menekankan pentingnya kualitas kader dan kehadiran nyata Karang Taruna di tengah masyarakat.

“Saya maju karena mendapatkan dorongan dari banyak pihak untuk berkhidmat di Karang Taruna. Bagi saya, ini bukan sekadar soal kepemimpinan organisasi, tetapi bagaimana kita menghidupkan kembali semangat pengabdian dan menghadirkan Karang Taruna yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Apalagi saat ini PNKT dipimpin oleh Bung Budisatrio Djiwandono, salah satu tokoh muda yang memiliki kapasitas mumpuni. Ini menjadi energi dan inspirasi bagi kita di daerah untuk bersama-sama memperkuat Karang Taruna,” ujar Farin.

Didukung Ketua Karang Taruna Kabupaten/Kota

Kehadiran sejumlah Ketua Karang Taruna kabupaten/kota dalam proses pendaftaran Farin menunjukkan adanya dukungan dan komunikasi yang terbangun di tingkat daerah.
Ketua Karang Taruna Lombok Timur, Ahwal, menilai Farin memiliki kapasitas organisasi dan pengalaman yang cukup untuk membawa Karang Taruna NTB memasuki fase baru.

“Kami melihat Bang Farin sebagai figur yang memiliki kapasitas, pengalaman, dan kemampuan membangun komunikasi dengan berbagai pihak. Karang Taruna NTB membutuhkan kepemimpinan yang mampu menyatukan semua tingkatan organisasi dan menggerakkan potensi yang ada sampai ke tingkat paling bawah,” kata Ahwal.

Sementara Ketua Karang Taruna Lombok Tengah, Sadam Husen, berharap kepemimpinan baru nantinya dapat mengembalikan marwah Karang Taruna sebagai organisasi sosial kepemudaan yang benar-benar hadir dan bekerja untuk masyarakat.

“Harapan kami sederhana, Karang Taruna harus kembali pada marwahnya sebagai wadah pengabdian pemuda. Jangan hanya terlihat ketika ada kegiatan seremonial. Harus ada kerja nyata, pemberdayaan pemuda, dan keberpihakan terhadap persoalan sosial masyarakat. Kami melihat Bang Farin punya energi dan kapasitas untuk membawa semangat itu,” ujar Sadam.

Senada, Ketua Karang Taruna Lombok Barat, Faizir, menilai Karang Taruna memiliki modal organisasi yang sangat besar karena struktur kepengurusannya menjangkau hingga tingkat desa dan kelurahan.

“Karang Taruna ini organisasi yang sangat besar karena basisnya ada sampai desa dan kelurahan. Kalau seluruh potensi itu dikonsolidasikan dengan baik, dampaknya akan sangat besar bagi masyarakat. Karena itu, dibutuhkan pemimpin yang mampu membangun komunikasi dari tingkat provinsi sampai desa. Kami melihat Bang Farin memiliki kapasitas untuk menjalankan konsolidasi tersebut,” kata Faizir.

Karang Taruna sendiri memiliki struktur kepengurusan berjenjang mulai dari desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi hingga nasional. Ketentuan tersebut juga ditegaskan dalam regulasi terbaru tentang Karang Taruna.

Dengan basis organisasi yang menjangkau hingga akar rumput, Temu Karya VI Karang Taruna NTB diharapkan tidak berhenti pada proses pergantian kepemimpinan semata.

Forum tersebut menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menghidupkan kembali peran sosial kepemudaan, serta memastikan Karang Taruna hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

Temu Karya VI Karang Taruna NTB sendiri dijadwalkan berlangsung pada 3 Oktober 2026 di Kota Mataram, setelah tahapan pendaftaran bakal calon pada 1 Oktober dan verifikasi serta penetapan calon pada 2 Oktober 2026.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button