Berita

Emak Emak PNM Nyanyikan Lagu Bongkar Didepan Menteri Ara, Mendagri dan Gubernur NTB!

MATARAM, PolitikaNTB – Suasana Aula Bakti Praja Kantor Gubernur NTB mendadak bergemuruh saat ratusan emak-emak pelaku usaha mikro peserta Permodalan Nasional Madani (PNM) berdiri dan bernyanyi bersama lagu legendaris “Bongkar” milik Iwan Fals.

Momen penuh semangat itu dipimpin langsung oleh artis senior sekaligus politisi Edo Kondologit. Lagu tersebut menggema di tengah acara sebagai simbol kegembiraan masyarakat atas kebijakan penurunan bunga kredit PNM yang kini berada di bawah 8 persen.

Kebijakan itu disebut sebagai langkah konkret pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam membantu pelaku usaha ultra mikro agar terbebas dari beban bunga tinggi.

Acara tersebut turut dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait atau Menteri Ara. Di hadapan sekitar 250 peserta PNM, Menteri Ara menegaskan pemerintah harus bergerak cepat dan berpihak kepada rakyat kecil.

“Pemerintah tidak boleh lambat. Harus cepat bertindak dan selalu berpihak kepada rakyat,” tegas Menteri Ara saat memberikan sambutan, Selasa 19 Mei 2026.

Menurutnya, kebijakan penurunan bunga kredit PNM merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Menteri Ara mengungkapkan, sebelumnya target penurunan bunga kredit hanya direncanakan hingga 9 persen. Namun Presiden Prabowo meminta agar bunga kredit untuk masyarakat kecil ditekan lebih rendah lagi hingga di bawah 8 persen.

Langkah tersebut dinilai menjadi angin segar bagi pelaku usaha mikro dan ultra mikro, khususnya di NTB, yang selama ini kesulitan mengembangkan usaha akibat tingginya bunga pinjaman.

Penurunan bunga kredit PNM juga diyakini dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pinjaman ilegal maupun praktik rentenir yang kerap membebani pelaku usaha kecil.

Edo Kondologit yang memandu suasana kemudian mengajak seluruh peserta menyanyikan lagu “Bongkar” sebagai bentuk rasa syukur dan simbol perjuangan rakyat kecil yang akhirnya mendapat perhatian pemerintah.

“Ini bukti nyata pemerintah hadir dan bekerja cepat untuk rakyat. Mari kita kawal bersama kebijakan Presiden Prabowo dan Menteri Ara ini,” ujar Edo Kondologit.

Sorak sorai dan tepuk tangan langsung memenuhi ruangan. Banyak peserta terlihat antusias dan berharap kebijakan tersebut benar-benar mampu membantu usaha mereka berkembang lebih cepat.

Dengan turunnya bunga kredit PNM hingga di bawah 8 persen, pemerintah berharap ekonomi mikro di NTB semakin tumbuh, pelaku usaha lebih mandiri, dan masyarakat kecil terbebas dari jeratan bunga tinggi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button