NasionalPileg 2024Pilpres 2024Politik

Bangun Gedung Baru, Rumah Sakit Unram Dikabarkan Bakal Tutup

Mataram – Rumah Sakit Universitas Mataram (RS Unram), NTB dikabarkan akan tutup. Hal itu dikarenakan adanya rencana pembangunan gedung baru di RS tersebut.

Kabar pembangunan gedung baru RS Unram santer dibicarakan di dataran internal mereka. Hal itu pun rencana akan mulai dilakukan pada tanggal 31 Desember tahun ini.

Sehingga, seluruh pelayanan di RS tersebut akan dihentikan sampai waktu yang belum ditentukan. Imbasnya, seluruh pegawai tenaga kontak di RS tersebut rencananya bakal dirumahkan atau pemutusan hubungan kerja (PHK).

Menurut salah satu karyawan yang enggan disebut namanya ini, rencana pembangunan RS Unram ini sudah mulai diwacanakan sejak tahun 2021 silam. Namun, pada saat itu belum sempat dieksekusi karena Direktur RS tersebut diganti.

“Jadi pada waktu rencana pembangunan memang ada beberapa di bagian RS ini standarnya yang belum terpenuhi. Sehingga direncanakan pembangunan yang memenuhi standar,” katanya sumber media ini, pada Selasa (28/11/2023).

Sumber media ini mengatakan, sejatinya seluruh pegawai kontrak yang ada di RS Unram sangat mendukung adanya pembangunan tersebut. Dengan syarat, tidak ada PHK bagi pegawai kontrak.

“Sejatinya kami sangat menolak adanya penutupan ini, karena karyawan yang kami punya itu sudah terampil jadi sangat sayang kalau dilepas,” ujarnya.

Menurutnya, jika ingin melakukan PHK, seharusnya pihak Direksi RS Unram harus melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan para pegawai.

“Karena ini kan semuanya mendadak. Informasi dari teman-teman yang iku apel hari Senin kemarin PHK ini akan tetap dilakukan,” ungkapnya.

Di sisi lain, sumber media ini juga mengaku bahwa pihak Direksi RS Unram sampai saat ini belum menemukan solusi agar pelayanan tak terganggu imbas pembangunan gedung tersebut.

“Kalau saran saya sih ada mungkin dibangun gedung sementara di sebelah itu ada gedung. Itu digunakan dulu baru kita rubuhkan gedung utamanya,” terangnya.

Sumber ini juga sangat menyayangkan adanya penutupan RS ini. Baginya dampak dari penutupan akan banyak hal yang terhenti, seperti pelayanan, pendidikan dan penelitian yang dilakukan oleh para mahasiswa Fakultas Kedokteran Unram.

“Kami juga bingung para pasien yang setiap bulan ambil obat ini akan seperti apa besok. Terutama bagi yang melakukan penelitian ini kami dikabari bahwa pertanggal 1 Desember 2023, dan ini semua sedang kalang kabut,” bebernya.

Terpisah, Humas RS Unram Shinta Desyana Fajarica yang dikonfirmasi membantah soal adanya isu tutupnya pelayanan di rumah sakit yang berada di Jl. Majapahit No.62, Kekalik Jaya, Kec. Sekarbela, Kota Mataram ini.

Pihaknya menegaskan, pelayanan di RS Unram sampai saat ini masih tetap dilakukan seperti biasanya. Bahkan, Shinta juga membantah soal adanya isu PHK pegawai kontrak.

“Belum pak, belum ada informasi seperti itu. Tidak benar itu. Dapat dari mana informasi itu?,” kata Shinta, via telepon.

Shinta pun meminta awak media sebaiknya meminta klarifikasi langsung ke Rektor Universitas Mataram untuk mengetahui kejelasan tersebut.

“Bisa juga klarifikasi ke rektor Unram. Karena rumah sakit di bawah rektor Unram,” tandasnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button