MATARAM, PolitikaNTB – Lalu Imam Haromaen resmi bergabung dengan Partai Demokrat. Kepastian itu dibuktikan dengan terbitnya Kartu Tanda Anggota (KTA) atas nama Lalu Imam Haromaen.
KTA tersebut dibubuhi lengkap dengan tanda tangan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. KTA bernomor 1527101260078875 itu dicetak pada tanggal 18 Januari 2026 yang lalu.
Lalu Imam membenarkan bahwa dirinya telah secara resmi bergabung dengan partai berlambang mercy tersebut.
“Iya saya sebagai anggota saja, abang-abang senior saya di Partai Demokrat meminta membantu untuk membesarkan Partai Demokrat NTB,” kata Imam, kepada PolitikaNTB pada Kamis (28/1/2026).
Imam mengaku, jalinan persahabatannya yang telah terjalin cukup lama dengan sejumlah senior di Partai Demokrat menjadi salah satu alasan dirinya menerima bergabung. Senior-senior itulah yang meminta Imam untuk membantu membesarkan Partai Demokrat.
“Saya sudah lama berhubungan dengan senior-senior di Demokrat. Misalnya Bang Aam Sapulete, Bang Andi Arief dan lain-lain. Dari sisi itu mungkin beliau terbitkan KTA tersebut dan meminta saya untuk ikut terlibat membesarkan Partai Demokrat di NTB,” jelas Imam.
Lebih jauh, Imam membantah spekulasi ihwal dirinya bergabung dengan Partai Demokrat untuk maju di Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat NTB yang akan digelar dalam waktu dekat ini.
“Tetapi sekali lagi saya tegaskan, saya bergabung dengan Partai Demokrat tidak untuk maju sebagai ketua wilayah ya,” tegas Imam.
“Kalau untuk mecalonkan ketya wilayah, kan aturan yang sekarang juga tidak membolehkan saya untuk maju,” sambungnya.
BACA JUGA: Mohan Roliskana Harumkan Nama NTB di Kancah Nasional
Kendati demikian, Imam mengaku, dirinya akan mencurahkan segenap tenaganya untuk bekerjasama dengan pengurus untuk menaikkan eksistensi Partai Demokrat di NTB.
“Tapi yang pasti, dengan keberadaan saya di Demokrat saya pun6a atensi dan keinginan untuk bahu-membahu membesarkan Partai Demokrat. Misalnya dengan mencarikan kader-kader terbaik, yang pada muaranya bisa meningkatkan jumlah kursi Partai Demokrat di NTB,” pungkasnya.
Lebih jauh, tatkala disinggung ihwal keberadaan kakaknya Lalu Muhamad Iqbal yang kini berstatus kader Partai Gerindra, Imam mengaku tidak jadi soal.
“Di keluarga kami demokratis ya,” katanya, singkat.




