Berita

Penantian 23 Tahun: Firman Akhirnya Bertemu ‘Sang Legenda’ Valentino Rossi di Sirkuit Mandalika

LOMBOK TENGAH, PolitikaNTB – Firman Akbar Sopyan, Ketua Lombok Drift Community, mengalami momen tak terlupakan saat bertemu dengan legenda MotoGP Valentino Rossi di Sirkuit Mandalika, Lombok. Rossi bahkan mengendarai mobil BMW M4 milik Firman dan memberikan pujian atas sirkuit dan mobil tersebut.

“Saya sangat bahagia sekali. Mungkin malam ini tidak bisa tidur,” ucap Firman Akbar Sopyan usai mendapatkan pelukan hangat dari Sang Idola, Legenda MotoGP Valentino Rossi di Sirkuit Mandalika, Kamis Sore (29/1).

Bagi Firman Akbar Sopyan, deru mesin mobil BMW M4 miliknya sore itu terdengar jauh lebih merdu dari biasanya. Bukan karena modifikasi mesin yang ia lakukan, melainkan karena sosok yang duduk dengan tenang di kursi pengemudi. Pria itu adalah Valentino Rossi—sang juara dunia sembilan kali, sang ikon yang selama 23 tahun hanya bisa ia pandangi dari layar kaca atau tribun jauh di sirkuit luar negeri. ​

Pertemuan yang terjadi sekitar pukul 04.00 Wita sore di Sirkuit Internasional Mandalika itu bukan sekadar momen berfoto biasa. Bagi Ketua Lombok Drift Community ini, itu adalah kulminasi dari penantian panjang sejak ia masih duduk di bangku sekolah dasar.

​”Rasanya campur aduk. Merinding, senang, bangga, tak bisa diungkapkan dengan kata-kata,” ujar Firman dengan nada bicara yang masih menyiratkan sisa-sisa kegembiraan. ​Pertemuan langka ini bermula dari jalinan kerja sama yang apik antara Firman dan pihak MGPA (Mandalika Grand Prix Association).

Mobil BMW M4 miliknya memang tidak asing bagi aspal Mandalika. Kendaraan tersebut kerap diperbantukan sebagai safety car saat event MotoGP. Gayung bersambut ketika manajer MGPA mengabari Firman bahwa Rossi yang kini terikat kontrak dengan BMW setelah pensiun dari MotoGP ingin mencicipi lintasan Mandalika. ​

Selama ini, publik hanya bisa mendengar rumor tentang rencana kedatangan Rossi ke Lombok yang tak kunjung terealisasi. Namun, melalui ajang VR46 Academy, sebuah kamp pelatihan besutan Rossi untuk anak didiknya sang legenda akhirnya menjejakkan kaki untuk pertama kalinya di sirkuit kebanggaan masyarakat Indonesia tersebut.

Hal yang paling tak terlupakan bagi Firman adalah saat Rossi duduk mengendarai mobilnya. Selama dua hingga tiga putaran, dia melahap tikungan Mandalika. ​Rossi pun menurutnya tak pelit pujian. Sambil menikmati panorama pesisir Lombok yang membingkai sirkuit, ia sempat melontarkan kekagumannya.

“Dia bilang sirkuitnya sangat bagus, layout-nya menantang, dan pemandangannya indah sekali. Dia juga memuji mobil saya, katanya suaranya enak,” tambah Firman dengan bangga. ​

Bagi Firman, mengidolakan Rossi adalah bagian dari perjalanan hidupnya. Ia mulai jatuh cinta pada dunia balap sejak usia tujuh tahun. Bahkan saat menempuh studi di Malaysia, ia tak pernah absen menonton MotoGP di Sepang hanya demi melihat aksi “The Doctor” dari kejauhan. ​

Sayangnya, takdir tak pernah mempertemukan mereka secara fisik saat Rossi masih aktif membalap, bahkan hingga Rossi memutuskan pensiun tepat setahun sebelum GP Mandalika perdana digelar tahun 2022.

Namun, sore itu di tanah kelahirannya sendiri, penantian 23 tahun itu terbayar lunas dengan cara yang jauh lebih intim. ​Sebagai tanda kenang-kenangan yang paling sakral, Rossi membubuhkan tanda tangannya tepat di atas mesin mobil BMW M4 milik Firman. Momen tersebut diakhiri dengan sebuah pelukan hangat dari sang idola kepada penggemar setianya.

“Ini benar-benar pengalaman sekali seumur hidup yang tidak akan saya lupakan. Dari yang dulunya cuma bisa nonton jauh dari tribun di Malaysia, sekarang malah bisa salaman bahkan dipeluk langsung,” ungkap Firmam yang juga Dirut PT Cipta Rezeki Utama tersebut penuh kebahagiaan. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button